Tekankan Layanan Administrasi Tanpa Biaya, Bupati Aceh Tenggara Minta Tidak Ada Lagi Pungli di Disdukcapil

AGARA TODAY

- Redaksi

Senin, 22 September 2025 - 23:12 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tenggara, Senin (22/9/2025). Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mendorong percepatan reformasi layanan administrasi kependudukan serta memastikan seluruh proses pelayanan publik berjalan cepat, transparan, dan bebas pungutan liar (pungli).

Dalam arahannya kepada jajaran Disdukcapil, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan layanan yang mudah diakses masyarakat tanpa biaya tambahan apa pun. Ia meminta agar institusi tersebut segera membentuk sistem pengaduan terpadu yang dapat dimanfaatkan oleh warga untuk melaporkan keluhan, kendala, maupun dugaan pungli secara langsung.

“Semua layanan Disdukcapil itu gratis. Tidak boleh ada biaya tambahan. Jika ditemukan pungli, kami akan tindak tegas sesuai aturan,” ujar Salim Fakhry.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penegasan itu turut diamini oleh Ketua DPRK Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza, yang menyampaikan dukungan legislatif terhadap perbaikan pelayanan publik. Ia mengatakan pihaknya segera menyusun dan memasang maklumat layanan di area pelayanan publik, yang mencantumkan secara lengkap daftar layanan Disdukcapil beserta ketentuan biaya, yang seluruhnya gratis.

Kepala Disdukcapil Aceh Tenggara, Abri, menyambut positif instruksi pimpinan daerah. Ia menyatakan bahwa reformasi layanan akan terus dilakukan, termasuk melalui perbaikan sistem kerja, percepatan alur birokrasi, peningkatan kapasitas petugas, dan penggunaan teknologi untuk efisiensi pelayanan.

Salah satu terobosan yang tengah dipersiapkan ialah layanan pencetakan KTP elektronik (e-KTP) langsung di tingkat kecamatan. Pemerintah daerah menargetkan pada Desember 2025, lima kecamatan di Aceh Tenggara sudah dapat mencetak e-KTP secara mandiri tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil pusat. Inovasi ini diharapkan mengurangi beban antrean serta memberikan kemudahan bagi masyarakat di daerah terpencil.

Selain e-KTP, Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan penerbitan dokumen kependudukan lainnya seperti Kartu Keluarga dan akta kelahiran. Menurutnya, dokumen-dokumen tersebut menjadi syarat dasar untuk mendapatkan akses terhadap berbagai program pemerintah dan layanan perlindungan sosial, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Kunjungan kerja itu turut diikuti oleh sejumlah pejabat daerah seperti Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Badan Keuangan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Inspektur Inspektorat, serta Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) terpilih, Kasri Selian. Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk dukungan konkret terhadap upaya pembenahan layanan kependudukan yang lebih inklusif dan akuntabel.

(Anwar)

Berita Terkait

Bungkam di Tengah Badai Keluhan: Kepala BSI Kutacane Didesak Jawab Dugaan Intimidasi dan Pelecehan
Senyum Anak Yatim Menghiasi Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Penuh Kasih
Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Kasat Binmas Polres Aceh Tenggara Hadiri Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung At-Taqwa
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Iptu Hengki Harianto Intensifkan. Pemberantasan Sabu di Bumi Sepakat Segenep Agara
Dana BOK Diduga Singgah di Rekening Staf, Jejak Keuangan Puskesmas Lawe Dua Dipertanyakan
Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 00:09 WIB

Prof Sutan Nasomal Sarankan Presiden Ri Perintahkan Bawahan Kritik Saran Diterima Diwujudkan Dari Masyarakat Bukan Dianggap Sebaliknya Atau Di Bungkam!!!

Senin, 22 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Agar Polri Tinggalkan Kebiasaan Lamanya yang Tidak Bagus

Selasa, 21 April 2026 - 12:03 WIB

Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)

Minggu, 12 April 2026 - 17:47 WIB

Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua

Jumat, 3 April 2026 - 16:29 WIB

Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:12 WIB

Jangan Mau Jadi Murid Selamanya! Fahd A Rafiq Bongkar ‘Propaganda Hijau’ yang Ingin Mematikan Nadi Industri Indonesia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:19 WIB

Ketum AKPERSI Apresiasi Langkah Tegas Meutya Hafid Lindungi Anak di Ruang Digital

Minggu, 8 Februari 2026 - 01:07 WIB

APDESI MERAH PUTIH: Pemerintah Desa Harus Jadi Pembina Peradaban Masyarakat

Berita Terbaru