Kapolri Minta Maaf Setelah Rantis Brimob Melindas Pengemudi Ojol di Jakarta

AGARA TODAY

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 22:44 WIB

50223 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri yang melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) usai demo di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam. Sigit mengaku menyesali peristiwa yang terjadi dan menegaskan pihaknya tengah berupaya menelusuri korban.

“Saya menyesali terhadap peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” ujar Sigit. Ia menambahkan bahwa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri diperintahkan untuk menangani kasus ini secara menyeluruh.

“Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban. Dan saya minta Propam melakukan penanganan lebih lanjut,” jelas Sigit. Ia menegaskan kembali, permohonan maaf ditujukan kepada korban, keluarga, serta seluruh komunitas ojol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa terjadi setelah massa membubarkan diri pasca-demo. Dalam sebuah video amatir yang beredar luas di media sosial, tampak rantis Brimob melaju cepat di tengah kerumunan warga. Seorang pengendara ojol yang mencoba menghindar justru terlindas. Kejadian ini memicu kemarahan massa yang semula bubar, sehingga beberapa orang mengejar dan memukuli kendaraan Brimob yang terlibat.

Kendati demikian, kendaraan taktis tersebut tetap melaju meninggalkan lokasi, sementara aparat berupaya mengendalikan situasi. Insiden ini menjadi sorotan publik karena menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur pengendalian massa dan keselamatan warga sipil di lokasi unjuk rasa.

Kapolri menegaskan, seluruh proses penanganan akan dilakukan secara transparan dan profesional. Propam Polri akan menyelidiki tindakan yang dilakukan personel Brimob, memastikan adanya akuntabilitas, dan mengambil langkah hukum yang diperlukan bila terbukti ada kelalaian.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi aparat keamanan untuk menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama saat pengamanan demonstrasi. Kapolri berharap insiden ini tidak terulang dan meminta masyarakat untuk tetap tenang menunggu hasil penyelidikan. (*)

Berita Terkait

Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)
Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Jangan Mau Jadi Murid Selamanya! Fahd A Rafiq Bongkar ‘Propaganda Hijau’ yang Ingin Mematikan Nadi Industri Indonesia
Ketum AKPERSI Apresiasi Langkah Tegas Meutya Hafid Lindungi Anak di Ruang Digital
APDESI MERAH PUTIH: Pemerintah Desa Harus Jadi Pembina Peradaban Masyarakat
Transformasi Layanan 110: Polda Riau Adopsi Standar Service Excellence Halo BCA
Raih Awards 2025, PW GPA DKI ; Kakorlantas Tokoh Sentral Dalam Mendorong Inovasi Teknologi Di Bidang Pelayanan Publik Kepolisian

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 01:03 WIB

Sinergi dan Responsif, Pamapta II SPKT Polres Aceh Tenggara Dinilai Sukses Layani Keadilan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:08 WIB

Insiden Brutal di Aceh Tenggara, Pelaku Penyembelihan Ustad Diduga Serang Wartawan

Kamis, 23 April 2026 - 02:20 WIB

Menolak Demokrasi Gaya Hutan: Saat Spanduk Fitnah Berusaha Jadikan Aceh Medan Perpecahan

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

PeTA Aceh Tenggara Tegaskan Aksi Spanduk Fitnah Bupati Berpotensi Mengganggu Stabilitas Sosial dan Persatuan

Selasa, 21 April 2026 - 14:47 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan

Jumat, 17 April 2026 - 23:20 WIB

Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:47 WIB

LSM KOMPAK: Pemberitaan Provokatif Soal Janji Politik Bupati Aceh Tenggara Dinilai Tidak Mendidik Masyarakat

Senin, 9 Maret 2026 - 19:51 WIB

Publik Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Anggaran Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Tahun 2024

Berita Terbaru