PW GPA DKI: Stop Adu Rakyat dengan Aparat Kepolisian

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:57 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 Agustus 2025 | Seruan Damai dan Keadilan di Tengah Situasi Aksi Demo dari Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta melalui Ketua Dedi Siregar.

Meningkatnya ketegangan antara massa demo dan aparat kepolisian dalam beberapa aksi unjuk rasa belakangan ini memunculkan kekhawatiran serius atas situasi keamanan dan stabilitas sosial. Kami menyerukan: Stop adu rakyat dengan aparat!

Unjuk rasa adalah bagian dari hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat secara damai. Namun, penggunaan framing dan provokasi yang menimbulkan kekuatan berlebihan, serta penggiringan massa menuju benturan fisik, hanya akan memperdalam jurang konflik horizontal di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rakyat bukan musuh negara. Aparat kepolisian juga bukan lawan masyarakat. Keduanya adalah bagian dari bangsa ini yang saling menjaga, bukan saling melukai,” ujar Dedi Siregar, Ketua PW GPA DKI Jakarta.

Provokasi dan benturan antara warga sipil dan aparat tidak hanya mengancam keselamatan jiwa, tetapi juga memperburuk citra terhadap institusi negara. Kami menduga ada upaya sistematis dari pihak-pihak tertentu untuk menciptakan instabilitas sosial melalui skenario adu domba antara rakyat dan aparat.

Kami menilai Kapolri dan Kapolda Metro Jaya telah berhasil menjamin pendekatan persuasif dan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan. Aparat keamanan di lapangan jangan diprovokasi dan jangan diintimidasi dengan kekerasan.

Kami meminta peserta aksi yang menyuarakan aspirasi secara damai agar tidak mudah terprovokasi. Masyarakat sipil diimbau untuk tetap tenang, menjaga aksi dalam koridor hukum, serta menjunjung tinggi prinsip non-kekerasan.

Media massa dan media sosial diharapkan menyajikan pemberitaan yang berimbang dan tidak memperkeruh keadaan.

Kita semua bertanggung jawab menjaga Indonesia tetap damai dan berdaulat, tanpa perlu mengorbankan anak bangsa karena perbedaan pandangan. Saatnya menolak segala bentuk konflik horizontal yang hanya akan menguntungkan segelintir elite politik atau kekuatan asing yang ingin melihat bangsa ini terpecah.

Indonesia harus kuat, dan itu hanya bisa terwujud jika rakyat dan aparat berdiri bersama – bukan saling berhadapan.

Hormat Kami,
PIMPINAN WILAYAH
GERAKAN PEMUDA AL WASHLIYAH
PROVINSI DKI JAKARTA

Ketua,
Dedi Siregar

Berita Terkait

Awas Operasi Senyap! Lewat kasus Aktivis KontraS Ada Yang Digiring untuk Framing Panglima TNI
ALL STAR, Memiliki Peran Sosial Dalam Mencegah Konflik & Tawuran Remaja
Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan
Ojol Diperas, Korporasi Berpesta: Ranny Fahd A Rafiq Desak Audit Algoritma Sebelum Indonesia Emas Berubah Jadi Arang
Ken I. Pramendra: PWI LS Siap Bersinergi dengan Polri Ciptakan Situasi Kondusif Saat Lebaran
Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar Apresiasi Polres Klaten, Penanganan Kasus BKK Sesuai Aturan dan Pelaku Divonis 3 Tahun Penjara
Kapolda Sumbar Gelar Doa Akbar di Masjid Raya, DPP LPPI: Contoh Polisi Humanis dan Religius
Indonesia Darurat Perdagangan Orang, JARNAS Anti-TPPO Desak Reformasi Sistemik

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:39 WIB

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Lakukan Kunjungan Kerja ke Rutan Kelas IIB Tanjung Pura, Tinjau Langsung Progres Pemulihan Pascabanjir dan Pastikan Layanan Pemasyarakatan Tetap Berjalan Optimal

Berita Terbaru